Mutiara Ilmu

Ajari aku banyak hal

.:: “MAAF,SAYA JARANG BACA KORAN DAN NONTON TV!” *TERCELAKAH SIKAP INI?*.::

.:: “MAAF,SAYA JARANG BACA KORAN DAN NONTON TV!” *TERCELAKAH SIKAP INI?*.::

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/05/adakah-cela-bagi-seorang-thaalibul-ilmi.html

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah pernah berkata :

“Kemudian… sesungguhnya ‘fiqhul-waaqi’ yang mereka sebut itu, apa yang mereka jadikan sandaran padanya ? (Apakah) menyandarkannya terhadap lembaran berita koran, majalah dan siaran radio ? padahal kebanyakan berita yang beredar dalam koran, majalah, dan siaran radio tidaklah benar. Berbagai media informasi saat ini tidak bisa dijadikan sandaran. Boleh jadi berita-berita yang tertulis di edisi sebelumnya telah berubah sehingga pada saat ini berita tersebut sudah basi. Apabila orang-orang yang berakal memperhatikan berbagai kejadian pada kurun waktu duapuluh tahun terakhir ini, niscaya akan menjadi jelas baginya bahwa seluruh prediksi yang mereka sebutkan tidak riil lagi. Dari sini kami berpendapat bahwa menyibukkan/memalingkan para pemuda dari tafaqquh fii diinillah ‘azza wa jallaa (belajar ilmu agama Allah) kepada tafaqquh kepada waaqi’, membolak-balik majalah, koran, mendengarkan siaran-siaran berita, dan yang semisalnya…. maka itu adalah kesalahan dalam manhaj….” [Dari kaset yang berjudul : Liqaa’ Abil-Hasan Al-Ma’ribiy ma’a Asy-Syaikh Ibni Baaz wa Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin].

Asy-Syaikh ‘Abdul-Malik Ramadlan Al-Jazaariy hafidhahullah berkata :

“Laa ilaha illallaah !! Sungguh betapa agung, lurus, dan jelasnya manhaj ini ! Pegang teguhlah kejelasan ini, karena engkau tidak akan mendapatinya kecuali pada as-salafiyyah (manhaj salaf) karena ia menerapkan manhaj ahlul-hadits yang sebenarnya. Bukan hanya sekedar pengakuan berintisab pada manhaj salaf semata, namun terpengaruh dengan manhaj-manhaj yang lainnya. Oleh karena itu, tidak ada cela bagi as-salafiyyah (salafiyyun) apabila mereka tidak menengadahkan kepalanya (memperhatikan) terhadap berita-berita yang telah memenuhi otak-otak para pemuda dewasa ini. Mereka (salafiyyun) tidak senang/terhibur dengannya dan tidak pula mempercayainya – walaupun kadangkala berita-berita tersebut bermanfaat setelah dipilah antara yang benar dan yang dusta. Atas dasar itu maka dibangunlah beberapa hukum berdasarkan qarinah-qarinah (keterangan-keterangan) yang nampak. Akan tetapi berhati-hatilah – wahai saudaraku para Pembaca – dengan mengingat firman Allah ta’ala : “dan tiada yang memahaminya kecuali orang yang berilmu” (QS. Al-Ankabuut : 43). Yaitu tidak akan mampu memahami kecuali orang yang telah Allah kumpulkan padanya pengetahuan tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah hingga ia menjadi seorang mujtahid (yang menghukumi berbagai waqi’ tersebut). Dan juga kekuatan firasat dan pandangan sebagaimana telah dijelaskan terdahulu” [Madaarikun-Nadhaar fis-Siyaasah – maktabah sahab].

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadiy Al-Madkhaliy hafidhahullah berkata :

“Dan termasuk sikap berlebih-lebihan mereka yang tidak pernah dikenal oleh ulama Islam adalah intimidasi mereka yang mengatasnamakan ilmu waaqi’. Klaim mereka dan anak-anak mereka bahwa merekalah ulama waaqi’. Mereka menginstruksikan para pemuda agar banyak membaca koran, majalah, dan selalu mengikuti berita (radio dan televisi). Dengan hal itu mereka memalingkan para pemuda dari hapalan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta kesibukan dalam mempelajari keduanya dan ilmu-ilmu syari’ah lainnya” [Ahlus-Sunnah Hum Ath-Thaaifah Al-Manshuurah, hal. 76].
***

Filed under: Sunni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2 pengikut lainnya

Flickr Photos

Xmas-time

Waiting in light

Arbres et brouillard

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: